Cara Pemasangan Dak Keraton
Cara Pemasangan Dak Keraton

Cara Pemasangan Dak Keraton yang Benar dalam 5 Langkah

Diposting pada

Cara Pemasangan Dak Keraton – Pemasangan dak keraton yang benar harus dipahami baik oleh tukang maupun pemilik bangunan. Dak keraton terbuat dari tanah liat yang dibentuk balok batu bata dengan ukuran dak keraton 25x20x10 cm. Dak jenis ini mempunyai rangka konstruksi dibagian tengahnya dan umumnya digunakan untuk merangkai plat lantai di bangunan bertingkat.

Dak keraton banyak digunakan dalam bangunan lantai gedung maupun perumahan bertingkat. Dak keraton merupakan teknologi alternatif yang digunakan untuk membuat struktur dak lantai selain dari dengan material beton. Dak keraton digunakan karena mempunyai banyak kelebihan dan keunggulan khususnya dalam hal kecepatan pengerjaan dan efisiensi harga pembangunan.

Apa saja kelebihan dari cara pemasangan dak keraton? Silahkan simak ulasan berikut semoga dapat Anda pahami dan pertimbangkan sebagai solusi alternatif pembanguan rumah Anda.

Cara Pemasangan Dak Keraton

Kini sangat mudah mencari material dak keraton, sebab sudah banyak toko bangunan yang menjualnya. Dak keraton mulai diminati oleh banyak orang karena memiliki banyak kelebihan, meskipun terdapat juga beberapa kekurangannya. Berikut kelebihan penggunaan pada cara pemasangan dak keraton.

1. Hemat dan Ekonomis

Pemasangan dak keraton dianggap lebih hemat dan ekonomis dibandingkan dengan dak beton konsvensional. Dak keraton mampu menghemat penggunaan beton hingga 60 persen. Hal ini karena pengecoran beton hanya dilakukan pada lapisan atas dak keraton dengan ketebalan 1-3 cm sebagai lapisan lantai yang akan di pasang keramik.

Pengecoran juga hanya di lakukan dicelah antara sambungan keraton yang satu dengan yang lain. Pada cara pemasangan dak keratin ini, tulangan baja yang digunakan pada lantai juga lebih sedikit, karena menggunakan sistem tulangan searah. Sedangkan dak beton yang dibentuk dengan mencetak menggunakan material pasir, batu pecah, dan semen lalu diberi anyaman tulangan baja membutuhkan lebih banyak beton dan tulangan baja.

2. Efisien

Menggunakan dak keraton akan mempersingkat waktu pekerjaan, karena tidak perlu menganyam besi tulangan seperti menggunakan dak beton dan membutuhkan waktu pengerasan cor plat hingga 21 hari. Hal ini dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan lantai dak bangunan dalam waktu yang cepat, dak keraton juga tidak membutuhkan perancah kayu sehingga menghemat biaya dan juga ramah lingkungan.

3. Tanpa Bekisting

Cara pemasangan dak keraton tidak membutuhkan papan cor (bekisting). Hal ini sangat menghemat biaya mengingat pada dak beton konvensional, papan cor bekas pakai tidak dapat dimanfaatkan lagi dan akan dibuang, selain itu bekisting merupakan item pekerjaan yang cukup memakan biaya yang besar.

Memasang dek keraton juga tidak membutuhkan triplek seperti pada dak beton, hal ini disebabkan karena adukan cor langsung tertampung diruang di antara satu baris keraton dengan baris keraton lainnya.

4. Hemat Tiang Penyanggah

Berbeda dengan dak beton konvensional yang butuh banyak tiang penyanggah pada saat pengecoran, pemakaian tiang penyanggah pada cara pemasangan dak keraton sangatlah minim. Tiang penyanggah hanya diperlukan saat proses awal pembangunan yang digunakan untuk menopang sementara bagian dak keraton yang akan dirakit pada bentangan yang lebar.

Fungsi dari penyanggah sebagai penahan potensi lendutan awal pada jarak yang lebar. Hal ini tentu dapat menghemat biaya dan efisiensi waktu karena tukang dapat mengerjakan lantai bawah tanpa harus terganggu oleh banyaknya tiang penyangga.

5. Material Ringan

Dak keraton memiliki bobot yang lebih ringan karena wujud materialnya memiliki rongga di bagian tengah yang rerbuat dari tanah liat yang di cetak. Ukuran dak keraton hanya memiliki bobot kurang dari 200 kg/m2, jauh lebih ringan dibandingkan dak beton yang memiliki bobot 300kg/m2.

Material ringan ini sangat memudahkan dalam cara pemasangan dak keraton khususnya untuk daerah-daerah pinggiran kota. Selain itu berat yang ringan dapat memperkecil gaya gempa yang diterima bangunan, sehingga meminimalisir kerusakan.

6. Peredam Panas dan Suara

Material tanah liat yang di gunakan sebagai bahan dasar pembuatan dak keraton merupakan peredam panas dan suara yang baik. Hal ini dikarenakan adanya struktur atau ruang berongga yang ada didalam dak. Rongga ini berfungsi untuk mengalirkan udara agar suhunya tidak terlalu panas pada kondisi tertentu.

Itulah beberapa kelebihan dari material dak keraton, lalu bagaimana cara memasang dak keraton yang benar pada bangunan rumah 2 lantai? Silahkan simak langkah-langkahnya berikut ini.

Tahapan Pemasangan Dak Keraton

Pemasangan Dak Keraton
Pemasangan Dak Keraton

Cara pemasangan dak keraton banyak digunakan sebagai alternatif pembuatan lantai tambahan. Menggunakan keraton tidak perlu melakukan pengecoran beton yang sangat merepotkan. Karena keraton sudah dicetak dengan ukuran dak keraton 25x25x10 cm, maka Anda cukup menyusunnya saja. Berikut adalah langkah-langkah cara pemasangan dak keraton yang benar:

1. Perendaman Material Keraton

Langkah pertama sebelum pemasang dak keraton terlebih dahulu Anda harus melakukan perendaman. Rendamlah dak keraton didalam air selama 15 hingga 20 menit hingga kondisinya jenuh. Hal ini ditujukan agar rekatan semen dapat menempel dengan baik pada bagian keraton.

Keramik beton juga tidak menyerap air yang terkandung didalam bahan perekat sehingga bahan perekat dapat mengering dengan sempurna, sehingga rekatan yang terbentuk dari semen dapat mengikat kedua komponen dengan baik.

2. Menyusun atau Merakit Keraton

Anda bisa langsung melakukan cara pemasangan dak keraton dengan menyusun dan merakit komponen-komponennya. Saat penyusunan, pastikan posisi keraton berada dalam keadaan dibalik, isi bagian atasnya dengan besi tulangan lalu beri adukan pasir dan semen. Agar pengisian semen lebih mudah, ikatlah bagian samping besi dengan kawat.

Atur susunan keraton dengan cara memanjang, atau posisikan bagian lebar diletakkan di sebelah atas. Supaya posisi dan susunannya tetap lurus, gunakan benang nilon sebagai bantuan. Ukurlah panjang maksimal untuk susunannya yaitu sepanjang 3,5 – 4 meter tiap bentang lantai. Namun hal ini tergantung dengan kualitas keraton yang digunakan.

3. Pemasangan Besi Rangka

Selesai merakit dak keraton, Anda dapat mulai melakukan pemasangan besi tulangan rangka pada cara pemasangan dak keraton ini. Lakukan pemasangan 2 batang besi dengan diameter 10 mm dan memiliki panjang sesuai bentangan di cekungan keramik beton bagian atas. Selanjutnya pasang juga 2 batang besi yang memiliki diameter 8 mm, panjang batang besi sesuai bentangan di cekungan keramik beton bagian bawah.

4. Merekatkan Balok Keraton

Setelah besi terpasang, maka selanjutnya adalah dengan mempelester cekungan menggunakan campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1:3. Pelester dengan rapi hingga semua besi tertutup oleh adukan semen. Biarkan proses pengeringan hingga 2-3 hari agar adukan pelester ini kering sempurna.

Agar pelesteran bisa mengering sempurna, usahakan rangkaian dak keraton ini selalu dalam kondisi lembab. Lakukan penyiraman 3-5 jam sekali setelah kondisinya setengah kering, agar dalam proses pengerasan tidak terjadi retakan karena susut air secara cepat.

5. Memasang dak Keraton

Dak Keraton
Dak Keraton

Langkah terakhir dalam cara pemasangan dak keraton adalah memasang lantai dak keraton. Pindahkan lantai keraton ke lantai atas, pasang dengan merapatkan kedua ujungnya pada ring balok yang tersedia. Sebelum melakukan pengecoran, siram sekali lagi ikatan antara balok keraton dan ring balok.

Isilah bagian sisi dari rangkaian ini dengan adukan cor yang terdiri dari semen, pasir, dan kerikil dengan perbandingan 1:2:3. Lakukan pengecoran dengan ketebalan 1-3 cm di atas permukaan dak keratin. Diamkan selama 7 hari agar adukan cor ini dapat mongering dengan sempurna.

Pastikan kondisi pada saat pemasangan dak keraton benar-benar sudah kering sebelum Anda melakukan pemasangan lantai atau ubin di atasnya. Anda juga dapat melakukan proses pemasangan plafon serta instalasi listrik dan pipa air pada saat kondisi dak keraton telah kering dengan sempurna.

Demikianlah langkah-langkah cara pemasangan dak keraton yang dapat ilmubangunan.com sampaikan. Semoga pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda dalam bidang pembangunan dan konstruksi bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *