Pengertian Bekisting dan Perancah Struktur pada Bangunan Terbaik

Pengertian Bekisting – Pernahkah Anda mendengar istilah bekisting, bekisting kolom atau bekisting balok dalam pengecoran?

Pekerjaan bekisting merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh para pekerja bangunan saat mendirikan bangunan pada saat pengecoran struktur bangunan.

Sebagai langkah awal dalam membuat sebuah bangunan, di perlukan bekisting sebagai cetakan beton yang akan membentuk rangka bangunan.

Apa pengertian bekisting sebenarnya dan apa gunanya dalam konstruksi bangunan?

Lalu apa yang dimaksud bekisting? Bekisting adalah sebuah cetakan yang sifatnya sementara yang digunakan untuk menahan beton.

Cetakan yang sudah dibuat sedemikian rupa ini nantinya akan diberi campuran beton yang masih basah dan dibentuk sesuai kebutuhan bentuk rangka bangunan.

Bekisting beton kemudian dibuka setelah beton mengeras dan mampu menahan beban bangunan secara maksimal.

Pengertian Bekisting

Dalam bahasa Inggris, pengertian bekisting disebut dengan istilah formwork. Para ahli mendefinisikan pengertian bekisting dengan berbagai penjelasan yang dapat kami uraikan sebagai berikut.

Menurut Stephen (1985), pengertian bekisting adalah cetakan yang bersifat sementara. Fungsi bekisting ini adalah untuk menahan beban selama beton di tuang dan dibentuk.

Ketika beton sudah cukup kuat, nantinya cetakan ini akan di lepas dan tersisa bentuk beton yang sudah mengeras.

Menurut Heinz Frick, pengertian bekisting berdasarkan fungsinya bekisting dapat dibedakan menjadi dua, yakni bekisting untuk beton dan beton bertulang.

Gunanya untuk menampung serta membentuk beton pada tempat dan bentuk yang di kehendaki.

Bersama perancah, bekisting menampung bentuk struktur yang di beri beton basah sampai beton mengeras dengan sempurna.

Ada beberapa persyaratan dalam pengertian bekisting yang di katakan memenuhi syarat bekisting struktur.

Yakni tidak mengisap air pada dalam campuran beton yang di tuang, tidak bocor dan harus memiliki tekstur sesuai yang di inginkan.

Selain kekuatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan bekisting yakni presisi ukuran bekisting, kebersihan dalam bekisting, kemudahan penyetelan dan proses pembongkaran.

Jenis Bekisting Bangunan

Dari penjelasan pengertian bekisting di atas dapat di bedakan menjadi beberapa jenis bekisting yang umum digunakan dalam konstruksi bangunan.

Misalnya saja bekisting kayu, bekisting plat hingga bekisting modern.

Setiap jenis bekisting memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk lebih memahami setiap jenis bekisting, mari simak penjelasannya berikut ini!

1. Bekisting Kayu

Seperti namanya, bekisting ini dibuat dengan menggunakan material kayu dengan daya tahan tinggi agar mampu menahan struktur sampai beton mengering.

Selain karena mudah ditemukan dan di bentuk, pemasangan bekisting ini juga cukup mudah.

Selain memiliki kelebihan, bekisting kayu juga mempunyai beberapa kekurangan. Misalnya saja hanya dapat di pakai 3 sampai 4 kali pemakaian.

Selain itu saat pembongkaran, Anda harus melepaskan bagian lembaran kayu satu persatu sehingga cukup merepotkan. Bekisting kayu juga sering disebut dengan bekisting konvensional.

2. Bekisting Plat Besi

Bekisting plat besi dikenal juga dengan nama knock down formwork. Jenis bekisting satu ini dibuat dengan menggunakan material plat baja yang di campur dengan besi hollow.

Tidak heran jika durabilitas dari jenis bekisting ini cenderung tinggi dan dapat digunakan berulang kali dalam waktu lama.

Meski dari segi harga jenis bekisting lebih mahal, namun penggunaan bekisting dari plat besi ini memang sangat memudahkan dan praktis dalam perakitannya.

Efeknya, proses pengerjaan juga jadi lebih cepat. Bekisting plat besi termasuk ke dalam bekisting modern yang multi fungsi.

Beberapa pekerjaan yang dapat dilakukan dengan menggunakan bekisting knock down antara lain adalah pembuatan kanstin beton, saluran buis beton hingga cetakan u-ditch.

Selain itu ada juga bekisting plat lantai, bekisting balok dan bekisting kolom yang digunakan untuk mengerjakan bagian struktur bangunan.

3. Bekisting Fiberglass

Material lain yang juga bisa digunakan untuk mencetak beton adalah fiberglass.

Karena memiliki daya tahan tinggi terhadap air, banyak kontraktor yang memanfaatkan bekisting ini untuk membuat konstruksi di bawah tanah.

Selain itu, fiberglass juga tidak mudah berkarat dan ramah lingkungan. Kelebihan lain bekisting fiberglass adalah dapat digunakan berulang kali dengan berat yang cukup ringan.

4. Bekisting Sistem

Bekisting sistem disebut juga dengan istilah bekisting PERI. Bekisting ini dibuat dengan menggunakan komponen berbahan baja sehingga dapat dipakai hingga berulang kali.

Bekisting PERI dapat digunakan untuk mengerjakan berbagai proyek, seperti membangun panel terowongan, membuat beton pra cetak dan jenis konstruksi lainnya.

Beberapa keunggulan yang dimiliki bekisting sistem antara lain adalah proses pemasangan dan pembongkaran yang cukup mudah, ringan, serta dapat dipakai berkali-kali.

Selain itu dapat juga menghasilkan pengecoran yang berkualitas serta dapat dipakai untuk menyelesaikan konstruksi beton berukuran besar.

Tahap Pemasangan Bekisting

pengertian bekisting
pengertian bekisting

Seperti halnya pengerjaan bagian lain dari bangunan yang akan di bangun, pelaksanaan pekerjaan bekisting juga harus dilakukan dengan sejumlah perencanaan penting.

Anda harus mempersiapkan bahan, alat, mempertimbangkan proses pemasangan hingga pembongkaran ketika beton sudah mengeras.

1. Persiapan Alat dan Bahan

Untuk membuat cor kolom dengan bekisting kolom dan balok Anda memerlukan bekisting serta perancah sebagai penahan supaya beton dapat tegak lurus serta tercetak sesuai kebutuhan.

Sesuai pengertian bekisting, dalam proses pengerjaan bekisting kolom terbagi ke dalam dua bagian yaitu:

  • Untuk membuat acuan, Anda membutuhkan triplek atau plywood yang tebalnya kurang lebih 12 mm. Triplek ini dapat dipakai 5-6 kali untuk membuat bekisting
  • Perancah merupakan struktur sementara yang digunakan untuk menopang beban dari bahan konstruksi dan bobot pekerja yang ada di atasnya.
  • Perancah bekisting balok dan plat memakai scaffolding atau rangkaian besi yang kuat sebagai struktur sementara.
  • Gunanya untuk menahan bobot bahan konstruksi dan tenaga kerja.

Sementara itu alat dan bahan yang Anda butuhkan dalam pengerjaan bekisting kolom antara lain adalah panel kolom untuk bekisting kolom yang sudah di cetak dengan ukuran tertentu.

Tie road untuk mengikat panel ke sistem formwork, push pull base untuk mengaitkan push pull props ke lantai supaya posisinya dapat tegak lurus.

Dan push pull prop untuk penguat atau bracing untuk mengatur kolom supaya dapat berdiri dengan kokoh.

Selain itu Anda juga membutuhkan tie nut sebagai pengatur daya tahan bekisting ke tie rod.

Kemudian waller sebagai sabuk dan push pull bracket yang berguna untuk menghubungkan push pull props ke kolom.

2. Proses Pemasangan Bekisting

Dalam mengerjakan bekisting kolom, Anda harus menyelesaikan proses penulangan besi terlebih dahulu.

Kualitas dari pekerjaan bekisting sangat menentukan hasil akhir dan daya tahan beton kolom dari segi struktural maupun arsitektural.

Proses pemasangan bekisting melewati beberapa tahapan yakni pertama mempersiapkan tower crane dan para pekerja bangunan yang profesional.

Selanjutnya ikat sling tower crane, jangan lupa bersihkan permukaan panel dari kotoran dan olesi dengan minyak pelumas agar ketika beton mengeras tidak lengket pada bekisting.

Dengan menggunakan tower crane, pindahkan bekisting ke lokasi pemasangan yang sudah ditandai.

Ketika proses pemasangan, bagian dalam dari bekisting harus menempel ke sepatu kolom. Atur masing-masing panel ke posisi yang telahdi tentukan, lalu kencangkan tie rod menggunakan wing nut.

Begitu bekisting selesai dipasang, gunakan adjustable push pull props yang ada di base plate bekisting.

Langkah akhir lakukan pemeriksaan vertikal untuk menghindari pemasangan bekisting kolom yang miring.

3. Pembongkaran Bekisting

Dalam waktu setidaknya 8 jam setelah proses cor selesai, bekisting sudah dapat dibuka atau dibongkar. Kalau ikatan beton belum bersatu sempurna tapi sudah dilepas.

Maka efeknya akan ada kerusakan pada beton yang di cetak. Pastikan kondisi beton sudah cukup keras sebelum Anda melepaskan bekisting tersebut.

Demikianlah berbagai informasi lengkap seputar pengertian bekisting, jenis bekisting, fungsi bekisting dan tahapan-tahapan pemasangan bekisting.

Jangan lupa berkonsultasi dengan tenaga kontraktor profesional sebelum Anda melakukan pemasangan bekisting agar hasil yang akan di dapatkan benar dan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *