cara memasang wallpaper dinding
cara memasang wallpaper dinding

Cara Memasang Wallpaper Dinding dengan Lem yang Benar

Cara Memasang Wallpaper Dinding – Dibandingkan mengecat dinding, memasang wallpaper dinding adalah salah satu cara mudah mendekorasi rumah. Selain proses pasang wallpaper yang mudah dan bisa dilakukan sendiri, harganya pun bervariasi sehingga dapat dipilih sesuai dengan ketersediaan dana.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh jenis dekorasi dinding wallpaper adalah corak dan motif nya yang beragam. Ini memungkinkan Anda menghias dinding rumah sesuai dengan selera pribadi. Wallpaper juga mudah dibersihkan dan diganti jika suatu saat Anda sudah bosan.

Cara memasang wallpaper dinding rumah yang benar dapat Anda lakukan sendiri tanpa bantuan tukang interior bangunan, namun Anda harus terlebih dahulu mengetahui tahapan pekerjaan dan teknik pemasangan wallpaper dinding dengan benar.

Cara Pemasangan Wallpaper Dinding

wallpaper dinding anti lembab
wallpaper dinding anti lembab

Ketika tembok rumah sudah kusam atau retak, mengecat bukan pilihan satu-satunya. Selain memerlukan tenaga yang ahli, mengecat juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sebagai solusi, Anda bisa mencari cara pasang wallpaper sendiri di rumah.

Untuk mengetahui cara memasang wallpaper dinding, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari wallpaper sampai alat-alat untuk memasang. Untuk mengetahui lebih lengkap cara memasang wallpaper dinding, simak langkah-langkahnya berikut ini!

1. Memilih Model Wallpaper

Hal yang pertama kali harus Anda lakukan tentu saja adalah membeli wallpaper. Ada banyak sekali jenis wallpaper dengan material berbeda yang bisa dipilih di pasaran. Jenis ruangan yang akan dipasang wallpaper juga menentukan material apa yang cocok. Pasalnya, jenis wallpaper untuk dinding lembab tidak sama dengan dinding biasa. Ada beberapa jenis wallpaper yang umum dipakai yakni:

  1. Heavy Duty Paper, wallpaper dengan bahan kertas tebal ini biasanya punya corak mirip ukiran. Karena memiliki material dasar yang tebal, wallpaper ini memiliki daya tahan tinggi.
  2. Vinyl, wallpaper vinyl juga dikenal sebagai wallpaper dinding anti lembab. Material dasarnya tidak gampang kotor dan rusak juga tahan terhadap lembap. Cocok untuk penggunaan pada ruangan rumah yang memiliki kelembapan udara yang cukup tinggi.
  3. Kain atau beludru, selain dari kertas dan vinyl, ada juga wallpaper yang dibuat dari kain dan beludru. Wallpaper kain biasanya tidak mudah kusut dan bermotif beragam. Keduanya mampu menghadirkan kesan klasik yang cantik. Untuk wallpaper kain dan beludru, memiliki teknik cara memasang wallpaper dinding dengan lem harus dilakukan dengan hati-hati agar hasilnya tidak kusut.
  4. Walaupun penggunaannya jarang ditemukan, tapi wallpaper foil tetap punya peminat. Efek mengkilap yang dipancarkan membuat dinding terlihat semakin menarik.

Selain memilih jenis, pastikan juga Anda sudah mengukur berapa kebutuhan wallpaper. Biasanya wallpaper dijual dalam bentuk gulungan dengan lebar antara 50 cm sampai 90 cm. Sedangkan pilihan panjangnya ada yang 5 meter, 10 meter dan 17,5 meter. Anda bisa mengukur dinding yang ingin di pasangi wallpaper untuk memperkirakan berapa meter wallpaper yang harus dibeli.

2. Alat Pasang Wallpaper Dinding

Selain wallpaper, Anda memerlukan alat pasang wallpaper dinding yakni kuas untuk aplikasi wallpaper, plump bob, pisau cutter, gunting, meteran dan lem untuk menempelkan wallpaper dinding. Beberapa pilihan merek lem yang bisa Anda pakai antara lain adalah:

  1. Lem Wall-pro. Lem ini merupakan lem yang paling banyak digunakan untuk pasang wallpaper tembok karena kualitasnya yang bagus. Harganya juga terjangkau yakni sekitar Rp. 15.000 dan bisa dipakai untuk menempelkan 5 roll wallpaper ukuran standar
  2. Dengan berat per bungkus sekitar 125 gram, Greatwall memiliki ukuran yang lebih besar dibanding Wall-pro. Satu bungkusnya bisa dipakai untuk menempelkan sampai 10 roll wallpaper ukuran standar
  3. Harga lem Wallpac memang sedikit lebih mahal yakni Rp. 20.000 dengan berat 125 gram. Tapi soal kualitas, Wallpac memang paling direkomendasikan untuk merekatkan lembaran wallpaper.

3. Bersihkan Permukaan Dinding

Cara memasang wallpaper dinding rumah sendiri yang selanjutnya adalah menyiapkan dinding yang akan dipasangi wallpaper. Mulailah dengan membersihkan noda-noda yang bisa menghalangi wallpaper terpasang dengan baik. Agar tidak ada bagian yang menonjol, pastikan tidak ada paku-paku yang masih menempel.

Baca Juga : Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok dan Plafon Rumah

Cara memasang wallpaper dinding yang salah biasanya akan sulit menempel kalau dinding dalam keadaan lembab, kotor apalagi basah. Kalau terasa sulit dibersihkan, Anda bisa melepaskan cat lama dan menempelnya dengan menggunakan dempul khusus tembok agar permukaannya rata. Bagian menonjol pada dinding bisa menimbulkan gelembung saat pasang stiker dinding dan hasilnya tidak akan maksimal.

4. Mulai dari Bagian yang Paling Mudah

Tips cara memasang wallpaper dinding yang tidak kalah penting adalah mulai menempelkannya dari bagian yang paling mudah. Misalnya saja dari bawah atau dari bagian dinding yang biasanya ditutupi oleh perabotan ruangan. Memulai dari bagian yang paling mudah akan melatih Anda menempelkan wallpaper pada bagian yang sulit.

Untuk bagian seperti dinding yang ditutup sakelar atau colokan, Anda harus melakukan aplikasi dengan lebih hati-hati. Gunakan ujung cutter untuk merapikan sisi-sisi yang berlebih agar wallpaper tidak gampang mengelupas.

5. Ukur Tinggi dan Lebar Dinding

Untuk memudahkan pemasangan, ukurlah panjang dan lebar dinding. Setelahnya bentangkan wallpaper di lantai atau meja kemudian tandai sesuai dengan ukuran dinding yang sudah diukur. Beri tambahan sekitar 15 cm sampai 20 cm untuk berjaga-jaga seandainya lembaran tidak cukup atau robek saat pemasangan.

Cara memasang wallpaper dinding selanjutnya beri tanda dengan menggunakan pensil. Jangan menandai terlalu tebal terutama di atas permukaan wallpaper berwarna cerah agar tidak meninggalkan jejak yang kentara.

6. Buat Garis pada Dinding

Buat garis lurus di atas permukaan dinding pakai plub bob. Garis ini bisa menjadi panduan awal saat Anda memasang lembar pertama pada dinding yang memiliki bidang luas.

Baca Juga : Cara Mengecat Tembok yang Benar Dinding Lama dan Baru

Usahakan untuk membuat garis sendiri dan hindari mengandalkan pintu atau langit-langit sebagai panduan. Membuat garis sendiri akan membuat posisi wallpaper sesuai dengan posisi dinding yang sebenarnya.

7. Lapisi Dinding dengan Lem

Cara memasang stiker dinding selanjutnya adalah mengoleskan lem dengan menggunakan kuas khusus. Jangan menggunakan kuas cat karena bulunya kasar. Kalau sampai ada helai bulu yang rontok, nantinya akan menimbulkan tekstur yang mengganggu pada wallpaper yang dipasang.

Jangan mengoleskan terlalu banyak lem. Cukup mengaplikasikannya satu kali saja. Menggunakan lem terlalu banyak tidak akan membuat wallpaper yang dipasang jadi makin kuat tapi malah membuatnya basah dan mudah keriput.

8. Tempelkan Wallpaper dan Rapikan

Setelah lem diaplikasikan secara merata, saatnya masuk ke langkah berikutnya yakni menempelkan wallpaper. Tempelkan kertas pelan-pelan dan pastikan bagian sudut dinding sudah tertutup ujung kertas tanpa melewati garis yang sudah digambar. Supaya lebih lengket, oleskan sedikit lem pada masing-masing ujung wallpaper.

Cara memasang wallpaper dinding tahap akhir adalah pembersihan permukaan wallpaper dengan menggunakan kain bekas yang sudah tidak terpakai. Dengan gerakan seperti mengelap, mulai ratakan wallpaper dari tengah. Hindari memulai dari pinggir karena bisa menyebabkan gelembung udara terjebak di tengah. Setelah selesai, potong sisa wallpaper yang mengganggu. Jangan lupa cocokan pola dari satu gulungan ke gulungan berikutnya.

Video Cara Memasang Wallpaper Dinding Sendiri

Berikut adalah langkah-langkah cara memasang wallpaper dinding sendiri tanpa bantuan tukang interior bangunan dalam memasang wallpaper dinding tanpa menggunakan lem perekat.

Memasang Wallpaper pada Dinding Lembab

Apakah dinding yang lembab bisa dipasang wallpaper? cara memasang wallpaper dinding di permukaan yang lembab pada dasarnya sama seperti memasang wallpaper pada dinding pada umumnya. Tapi bukan berarti tidak bisa memasang wallpaper sendiri pada dinding yang lembab.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi dinding lembab yang akan dipasangi wallpaper.

  1. Temukan penyebab dinding lembab. Dinding yang lembab sudah pasti disebabkan oleh air. Periksa apakah ada bagian rumah yang bocor. Rembesan air dari tanah juga bisa menyebabkan dinding menjadi lembab.
  2. Perbaiki atap. Kalau lembab terjadi karena atap yang bocor, perbaiki sumber kerusakan. Karena prosesnya tidak mudah, ada baiknya Anda menggunakan tenaga profesional untuk melakukannya.
  3. Lapisi dengan bahan waterproof. Meskipun jadi lebih rumit, tapi bagian yang lembab bisa diatasi dengan melapisinya menggunakan cat atau bahan pelapis waterproof lainnya.
  4. Pilih wallpaper tahan lembab. Wallpaper untuk tembok lembab biasanya terbuat dari material vinyl atau fiberglass. Meski tahan air, tapi biasanya wallpaper ini tidak sebagus wallpaper.

Itulah beberapa tips ilmubangunan.com tentang cara memasang wallpaper dinding yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Jika Anda merasa ragu, tidak ada salahnya menggunakan tenaga profesional untuk memasang wallpaper.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *