cara mengecat tembok
cara mengecat tembok

Cara Mengecat Tembok yang Benar Dinding Lama dan Baru

Cara Mengecat Tembok – Pengecatan tembok rumah yang paling sering dilakukan adalah pemberian lapisan cat pada dinding baru dan dinding lama rumah. Tahapan cara mengecat tembok yang benar untuk menghilangkan lembab dan jamur banyak dilakukan untuk pekerjaan pengecatan dinding lama.

Pengecatan tembok rumah yang benar dan baik akan menghasilkan permukaan dinding yang rapi, bersih dan indah. Pengecatan juga berfungsi sebagai lapisan yang dapat menahan air masuk kedalam pori-pori dinding bangunan rumah yang ter expose langsung pada saat hujan dan panas.

Anda dapat mengikuti langkah-langkah cara mengecat tembok baru yang benar di bawah ini agar tidak salah ketika melakukan pekerjaan mengecat tembok lama maupun baru. Selain itu, sebelum mengecat tembok, Anda juga perlu mempersiapkan peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan.

Persiapan Mengecat Tembok

cara mengecat tembok baru yang benar
cara mengecat tembok baru yang benar

Cara cat tembok yang benar tidak serta merta langsung diterapkan kuas cat begitu saja pada permukaan dinding bangunan Anda. Ada beberapa persiapan dan tahapan kerja yang harus Anda lakukan terlebih dahulu, agar hasil yang didapatkan dari pekerjaan cat dapat memuaskan.

Di bawah ini adalah daftar persiapan cara mengecat tembok dengan roll beserta tahapan yang benar yang perlu Anda lakukan, setidaknya Anda sudah dapat memikirkan solusi tembok lembab jika terjadi kerusakan pada dinding lama rumah Anda.

1. Menentukan Warna Cat

Hal yang perlu dipersiapkan pertama kali sebelum melakukan pengecatan tembok beda warna adalah mempertimbangkan warna cat untuk dinding rumah Anda, pilihlah warna cat sesuai dengan selera atau konsep rumah yang Anda inginkan. Jika Anda menyukai warna cerah, maka bisa memakai warna pastel, hijau atau biru, namun jika Anda menyukai warna netral, bisa menggunakan warna krem dan putih.

Jika pengecatan hanya dilakukan pada beberapa bagian tempat saja yang hendak diganti warnanya, maka sesuaikan warna dengan ruangan lainnya agar serasi dan tetap berkesinambungan. Yang paling penting diperhatikan dalam hal ini tentu adalah ruang yang bersebelahan dengan ruangan yang akan Anda cat.

2. Membersihkan Permukaan Dinding

Setelah Anda mendapatkan warna yang cocok, langkah berikutnya dari cara mengecat tembok adalah membersihkan permukaan dinding yang akan dicat dengan menggunakan scrap maupun kain basah. Anda dapat juga membersihkan dengan lap mikro fiber untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada dinding, pastikan juga saat membersihkan dinding dengan benar dan merata.

Hal ini dikarenakan, jika masih banyak kotoran yang menempel pada permukaan dinding yang akan dicat, akan berpengaruh pada hasil pengecatan akhir. Jika cat dinding sudah kering, kotoran tersebut tetap akan terlihat, jika kotorannya cukup banyak, Anda bisa melakukannya secara bertahap untuk membersihkan nya.

3. Merapikan Dinding

Setelah dinding selesai dibersihkan, Anda harus merapikan terlebih dahulu sebelum mulai dilakukan pekerjaan pengecatan. Anda bisa memulainya dari melepas steker listrik yang terpasang di dinding dan mendempul bekas paku jika ada agar dinding terlihat rata dan rapi sebelum Anda menempelkan hiasan dinding kembali.

Anda juga bisa menghaluskan dinding terlebih dahulu menggunakan amplas / kertas pasir kasar agar permukaan dinding lebih rapi dan halus sebelum dilakukan pendempulan.

4. Memilih Jenis Cat

Sebelum mulai menerapkan pekerjaan pengecatan dengan cara mengecat tembok yang benar, Anda harus bisa memilih jenis cat yang sesuai dengan jenis dinding Anda. Jangan sampai menggunakan cat dinding yang kualitasnya buruk, karena hal itu akan membuat dinding ruangan cepat luntur dan terkelupas.

Selain itu, pilihlah jenis cat dengan kandungan waterproof agar air tidak mudah masuk pada lapisan dinding Anda jika terkena air maupun lembab. Hal ini dikarenakan cat waterproof terbuat dari bahan berupa minyak, lateks, concrete base dan akrilik, bahan-bahan ini akan melapisi permukaan dinding rumah Anda dengan maksimal dari air dan lembab.

5. Trial Campuran Cat

Persiapan terakhir yang bisa Anda lakukan adalah mencoba cat yang telah tercampur dengan baik terlebih dahulu pada atas kertas. Atau Anda juga bisa mencobanya sedikit pada beberapa bagian dinding di dinding untuk mengecek kekentalan cat. Hal ini dilakukan hanya untuk memastikan bahwa warna cat dan kekentalan yang akan dipakai sudah sesuai dengan keinginan Anda.

Jangan sampai Anda tidak mencobanya terlebih dahulu dan kecewa karena ternyata tidak sesuai ekspektasi yang Anda harapkan. Jika Anda mencobanya di dinding, pastikan lokasinya mendapatkan cahaya yang cukup. Dengan begitu, Anda bisa melihat hasil warnanya dengan jelas.

Alat Cat Tembok

Cara mengecat tembok bisa Anda awali dengan mempersiapkan peralatan pengecatan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Setelah Anda melakukan beberapa persiapan, jangan lupa untuk memastikan bahwa peralatan mengecat sudah lengkap dan siap untuk digunakan. Adapun peralatan yang harus ada saat mengecat tembok diantaranya sebagai berikut.

1. Cat Dinding

Hal terpenting yang harus ada adalah cat tembok dengan jumlah dan takaran yang telah ditentukan, Anda bisa membelinya pada toko bangunan terdekat yang ada dirumah Anda dan usahakan pilih jenis cat dengan kandungan berkualitas. Walaupun harganya sedikit lebih mahal namun tetapi untuk kualitas hasil akan lebih memuaskan.

Cara mengecat tembok pakai no drop, aquaproof, nippon paint, catylac maupun merk cat lainnya pada dasarnya sama saja, hanya yang terpenting Anda tau menentukan takaran dan kekentalan cat pada saat pengecatan. Karena itu akan berpengaruh pada luas sebaran cat pada dinding rumah Anda.

2. Ember / Nampan Cat

Agar proses mengecat tembok jauh lebih mudah, Anda bisa mempersiapkan nampan atau ember cat untuk menempatkan campuran cat yang akan digunakan, jadi Anda hanya perlu menuangkan cat di atas nampan dengan takaran yang sesuai. Ketika cat habis, Anda bisa mengisi ulang dengan mengambilnya kembali dari kaleng cat utama.

Pembagian cat ini juga dapat dilakukan untuk pekerjaan pengecatan pada area yang sulit, seperti langit-langit atap, plafon dan pengecatan pada area yang sempit. Sehingga tidak memungkinkan untuk membawa kaleng cat yang berukuran relatif besar dan berat.

3. Kuas dan Roller

Untuk melakukan pekerjaan pengecatan tembok rumah lama maupun baru, Anda juga perlu mempersiapkan kuas dan roller cat dengan ukuran yang sesuai. Roller ini digunakan khusus untuk mengecat dinding pada bagian dinding bawah hingga atas atau bagian permukaan  yang bisa Anda jangkau. Sedangkan kuas bisa digunakan untuk dinding bagian sudut yang tidak terjangkau roller.

Selain menggunakan kuas dan roller, cara mengecat tembok dengan motif kayu dan bermotif juga dapat digunakan roller khusus dengan pola ukuran yang Anda inginkan. Cara pengecatannya sama dengan menggunakan roller standar, namun Anda harus lebih berhati-hati dan ekstra teliti jika ingin mendapatkan hasil dari pola cat dinding yang baik.

4. Tangga

Persiapkan juga anak tangga untuk memudahkan pekerjaan pengecatan dinding bagian atas rumah Anda. Gunakan juga roller cat agar lebih cepat untuk menjangkau area yang luas, hal ini merupakan salah satu cara mengecat tembok yang efektif dan cepat dibandingkan dengan menggunakan kuas.

Tangga juga akan sangat berguna bagi Anda saat proses pekerjaan pengecatan di rumah Anda. Contoh umumnya adalah untuk dapat menjangkau sudut langit-langit plafon rumah yang perlu di cat yang sering kali tidak terjangkau saat menggunakan roller.

5. Koran / Plastik

Saat pengecatan dinding dilakukan Anda perlu menutupi atau memberi alas pada bagian lantai dengan menggunakan koran. Hal ini bertujuan agar cat yang menetes atau terjatuh dari kuas atau roller tidak sampai mengenai lantai dan mengering. Karena dikhawatirkan cat tersebut akan sulit untuk dihilangkan jika sudah mengering.

Cara Mengecat Tembok yang Benar

Setelah melakukan beberapa persiapan peralatan kerja, kini saatnya Anda mulai menerapkan cara mengecat tembok dengan benar. Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini agar sesuai dengan hasil yang diharapkan.

1. Aduklah Cat Hingga Tercampur

Anda harus mengaduk campuran cat dalam wadah cat dengan campuran air terlebih dahulu. Hal ini untuk meminimalisir munculnya gumpalan pada cat yang dapat mempengaruhi hasil akhirnya. Selain itu campuran air dapat membuat kekentalan cat berkurang, hal ini bertujuan untuk menghemat penggunaan cat dan memudahkan dalam pekerjaan.

Anda bisa mengaduknya hingga larutan cat tercampur selama 5 sampai 10 menit, kekentalan cat setelah tercampur dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Baca Juga : Cara Pasang Plafon Gypsum, Pvc, Grc dengan Rangka Hollow

Anda juga dapat menambahkan mencampur warna lain jika ingin sedikit merubah warna dasar cat dengan takaran 10% saja. Setelah dicampur, Anda juga harus mengaduknya kembali agar dapat menghasilkan warna yang diinginkan dan tercampur secara merata.

2. Tambahkan Campuran Water Base

Selain dengan menambahkan warna lain, padu-padan kan juga cat yang sudah diaduk dengan water base. Metode yang diterapkan dalam cara mengecat tembok lama yang saat ini berguna untuk membuat cat dinding lebih tahan lama. Manfaat lainnya adalah, agar cat di tembok tidak mudah terkelupas dan pudar.

Penambahan campuran water base juga sangat baik untuk kondisi dinding yang memiliki permukaan lembab, dengan water base, akan menghentikan pertumbuhan jamur dan menahan air dari luar masuk pada pori-pori dinding.

3. Lapisan Cat Dasar

Langkah ketiga yang harus dilakukan dalam tahapan cara cat tembok yang benar adalah dengan berikan lapisan cat warna dasar terlebih dahulu. Biasanya, warna yang diberikan adalah putih, cream atau abu-abu agar warna dari cat finishing dapat terlihat dengan baik. Setelah memberikan lapisan cat warna dasar, Anda bisa menunggunya hingga kering.

Jika sudah selesai, Anda bisa mulai melakukan pengecatan lapisan akhir dengan warna yang diinginkan. Selang waktu tunggu cat kering berkisar kurang lebih 1 hingga 2 jam. Jadi, pastikan bahwa cat lapisan dasar sudah benar-benar kering dan merata pada seluruh dinding.

4. Pengecatan Arah Zig Zag

Cara mengecat tembok yang benar adalah memakai metode pengecatan dengan kuas maupun roller arah Zig Zag. Teknik ini sudah sering digunakan untuk menghasilkan lapisan cat tembok yang merata. Serta cara seperti ini juga akan lebih mempermudah sebaran cat tidak tebal tipis pada bagian-bagian tertentu.

Caranya bisa dilakukan dengan menggerakkan kuas atau roller ke atas dan bawah secara berkesinambungan searah hingga keseluruhan dinding terlapisi cat dinding.

5. Membersihkan Peralatan Cat

Jika Anda sudah selesai melakukan pekerjaan pengecatan, jangan lupa untuk membersihkan alat kuas dan ember wadah cat. Tetapi, sebelum itu, tutuplah dinding yang telah dicat dengan kertas koran agar cepat kering. Untuk membersihkan peralatan, cucilah dengan menggunakan air bersih dan mengalir.

Baca Juga : Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok dan Plafon Rumah

Membersihkan peralatan kerja bertujuan agar kuas maupun ember cat dapat digunakan kembali jika Anda ingin melakukan pengecatan pada waktu-waktu mendatang.

6. Simpan Peralatan dengan Baik

Langkah terakhir dari cara mengecat tembok rumah yang juga perlu Anda perhatikan setelah pekerjaan pengecatan selesai adalah menyimpan peralatan cat dengan benar dan rapi. Dengan demikian, jika Anda membutuhkannya di kemudian hari akan lebih mudah untuk ditemukan dan dapat dipakai kembali, dengan begitu akan lebih menghemat biaya yang mungkin akan Anda keluarkan.

Demikian beberapa informasi yang dapat ilmubangunan.com berikan terkait tentang cara mengecat tembok yang bisa Anda terapkan dirumah. Usahakan Anda memilih cat yang benar-benar berkualitas dan menggunakan peralatan dengan kondisi yang masih bagus, dengan begitu hasil pengecatan Anda pun akan maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *