pengertian bio tank
pengertian bio tank

Pengertian Bio Tank System dan 3 Cara Kerja Bio Septic Tank Terbaru

Bio Tank – Septic tank atau bak pembuangan adalah bagian yang sangat penting bagi pembuangan limbah rumah tangga. Dengan jumlah limbah domestik yang dihasilkan setiap harinya, Anda memerlukan penampungan limbah khusus agar tidak mencemari tanah dan lingkungan. Tanpa adanya septic tank yang layak sudah jelas lingkungan tidak akan sehat.

Berguna untuk menampung kotoran yang berasal dari kamar mandi maupun WC, ada beberapa jenis septic tank konvensional yang sering dikenal. Yaitu model septic tank yang dapat Anda pilih yaitu, model tertutup dengan tambahan penutup dari cor beton pada bagian atasnya dan ada pula yang model terbuka. Ada juga septic tank portable yang dipakai oleh penduduk dengan lahan terbatas.

Dari segi material yang digunakan untuk pembuatan septic tank, ada septic tank beton, plastik, fiberglass hingga baja. Belakangan, bio septik tank juga semakin banyak dimanfaatkan karena menawarkan banyak kelebihan. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang septic biotank termasuk cara kerja dan pemasangan septic tank yang benar.

Pengertian Bio Tank

Berdasarkan pengertiannya, bio septic tank merupakan model septic tank terbaru yang hadir sebagai pilihan pengganti septictank konvensional untuk lahan terbatas. Dari segi fungsi, septic biotank sebenarnya sama saja dengan bak penampungan limbah konvensional lainnya. Dengan menggunakan material fiber, bak penampungan jenis ini umumnya dapat bertahan lebih lama.

Selain itu, bio septic tank bekerja dengan cara yang lebih ramah lingkungan karena proses penghancuran limbah menggunakan micro organisme. Lebih baik daripada teknologi sebelumnya, bak penampungan jenis ini dianggap mampu mengelola limbah dengan lebih baik dan efisien. Biofil adalah salah satu merk bio septic tank yang sudah dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

Cara Kerja Bio Tank

cara kerja bio tank
cara kerja bio tank

Bagian yang paling membedakan septictank dengan bak penampungan konvensional ada pada tangki penampung. Kalau bak penampungan limbah yang dibuat dengan menggunakan batu-bata rentan mencemari lingkungan, maka penggunaan septictank mampu meminimalkan pencemaran tersebut. Dengan kelebihannya ini, banyak pengembang perumahan yang kemudian mencoba menerapkan pada proyek mereka.

Baca Juga : Pengertian Solid Surface Motif Marmer Texture Starlite Terbaru

Tidak hanya untuk hunian atau rumah biasa, septictank juga banyak dipakai pada tempat-tempat umum termasuk kawasan pusat perbelanjaan hingga gedung perkantoran di kawasan perkotaan. Cara kerja biotank sendiri bisa Anda lihat pada uraian di bawah ini.

1. Proses Filtrasi

Proses pertama dalam pembuangan limbah dengan menggunakan sistem bio tank adalah dengan melakukan filter awal atau penyaringan pada tahap pertama. Dengan menggunakan sistem filtrasi, limbah kotoran yang akan dibuang dipisahkan terlebih dahulu antara yang padat dengan yang cair.

Proses ini dapat memisahkan keduanya dengan sempurna agar dapat mengurangi terjadinya pembusukan yang akan menyebabkan meningkatnya kadar asam pada limbah.

2. Proses Bioball

Setelah proses pertama di filter awal, sisa kotoran akan dialirkan kembali ke filter air dengan kandungan khusus. Filter ini digunakan untuk menghasilkan air yang tidak membahayakan bagi lingkungan dan tentu sudah bebas dari limbah. Proses filter air ini dilakukan dengan menggunakan bioball atau bola-bola sehingga hasil akhir dari pengolahan limbah bisa maksimal.

Bola-bola yang di gunakan menggunakan campuran micro organisme mampu menguraikan dan membunuh bakteri-bakteri perusak yang terkandung dalam limbah yang akan di buang.

3. Proses Penguraian

Cara kerja bio tank yang selanjutnya adalah dengan menggunakan bakteri untuk mengurai sisa kotoran. Tujuannya adalah agar limbah yang dibuang tidak membahayakan lingkungan sekitar dan dapat mencemari tanah. Filter ini akan diberi tablet bakteri konsentrat secara berkala. Ini penting agar proses penguraian dapat berjalan secara efisien dan efektif.

Dengan adanya proses pengolahan limbah lanjutan, sisa limbah yang dikeluarkan tidak akan berbahaya bagi lingkungan baik perairan maupun tanah. Cara kerja bio tank inilah yang membuatnya dianggap lebih aman dan ramah lingkungan dari pada septictank konvensional.

Kelebihan Bio Septic Tank

Pemilihan jenis septic tank umumnya tidak menjadi persoalan yang begitu dipikirkan oleh banyak orang. Padahal pemilihan bak penampungan limbah domestik itu sangat penting. Selain memastikan semua kotoran ditampung dengan aman, kebersihan dan kesehatan lingkungan juga lebih terjamin.

Jika Anda termasuk orang yang sedang mempertimbangkan untuk menggunakan bio septic tank pada instalasi pembuangan limbah rumah Anda? Simak beberapa kelebihan yang akan Anda dapat dari penggunaan bio tank berikut ini!

1. Ramah Lingkungan

Kelebihan pertama dari bio tank adalah limbah pembuangan yang dihasilkan bebas bau dan aman bagi lingkungan. Meskipun sebagian besar septic tank konvensional dilengkapi dengan penyaring dari ijuk dan pasir pada bagian luar, sistem ini tidak akan bertahan lama dan pada akhirnya tetap akan mencemari lingkungan di sekitar.

Baca Juga : Pengertian Sumur Artesis dan Cara Membuat Sumur Artesis

Selain itu limbah pembuangan akhir yang di hasilkan oleh septictank sudah terjamin bersih dan bebas bakteri pencemar, karena proses penguraian yang dilakukan pada filter menggunakan bakteri pengurai khusus yang dapat menetralkan limbah yang berbahaya.

2. Melindungi Pencemaran Air Tanah

Selain menghasilkan limbah yang tidak berbau, cara kerja serta material yang digunakan dalam sistem pembuangan limbah dengan septictank dapat mencegah penyerapan pada tanah. Ini akan sangat menguntungkan terutama jika Anda punya sumber air tanah yang berada dekat dengan septic tank.

Jika Anda masih menggunakan sumur air tanah atau pun sumur bor, jika Anda masih menggunakan sistem septictank konvensional makan cepat atau lambat air yang Anda gunakan akan tercemar dengan ditandai dengan bau air yang berlahan mulai berbau.

3. Masa Pakai Panjang

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bio tank umumnya dibuat dengan material fiber dengan ketebalan tertentu. Meskipun Anda menyimpannya di dalam tanah, serat fiber tetap tidak akan mudah rusak atau bocor. Anda tidak perlu khawatir ada pencemaran yang tidak disadari di rumah Anda.

Masa pakai tangki septictank terbaik jika digunakan pada kondisi standar pemakaian akan mampu bertahan hingga 20 tahun lamanya dengan masa perawatan pemberian micro organisme secara berkala.

Kapasitas Bio Tank

Ada banyak sekali merek bio tank yang bisa Anda beli di pasaran, salah satunya adalah bio tank Penguin yang paling populer. Selain merek, kapasitas daya tampung tangki juga bisa dipilih sesuai kebutuhan. Semakin banyak orang yang menghuni rumah Anda, semakin besar juga kapasitas tangki yang dibutuhkan.

Untuk kebutuhan rumah tangga biasa, Anda bisa memilih ukuran 500 sampai 800 liter. Sedangkan untuk gedung atau fasilitas umum, ukuran tangki sebaiknya disesuaikan lagi dengan jumlah orang yang akan menggunakannya. Selengkapnya, simak dalam tabel berikut ini!

JUMLAH ORANGKAPASITAS TANGKI
4 Orang500 liter
6 Orang800 liter
8 Orang1.000 liter
10 Orang1.500 liter
15 Orang2.000 liter
18 Orang2.500 liter
20 Orang3.000 liter
25 Orang4.000 liter
30 Orang5.000 liter

Cara Pasang Bio Tank

Jika Anda berencana menggunakan biofil septic tank atau merek lain di rumah, hal yang harus Anda ketahui adalah bagaimana langkah pemasangan tangki yang benar pada lahan rumah yang terbatas. Dengan mengikuti langkah-langkah step by step berikut ini, Anda bisa memasang sendiri bio tank Anda di rumah.

1. Menyiapkan Lahan

Saat menentukan lokasi atau lahan yang akan dipakai untuk memasang septic tank, pastikan posisinya tidak terlalu dekat dengan sumber air bersih yang Anda gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Lebih bagus lagi kalau dekat dengan pembuangan air kotor atau parit saluran yang ada di sekitar perumahan Anda.

Posisikan septictank dapat tertanam dengan arah lubang inlet dan outlet yang benar agar tidak menyulitkan pada saat menghubungkan pipa instalasi pada saat tangki sudah tertanam.

2. Menggali Tanah

Selanjutnya, buat lubang galian dengan ukuran lebih besar 50 cm dari ukuran tangki yang akan digunakan. Setiap merek tangki pembuangan punya dimensi yang berbeda-beda. Karena itu, pastikan Anda menyesuaikan dengan ukuran lubang galian yang tepat. Jangan lupa untuk menyesuaikan posisinya dengan saluran pipa atau kloset.

Usahakan agar WC atau kloset lebih tinggi dari septic tank yang akan di gunakan. Tujuannya adalah agar kotoran bisa lancar mengalir ke dalam tangki pembuangan. Pastikan juga agar tidak ada air dalam lubang galian sebelum membuat pondasi biotank pada dasar tanah.

3. Membuat Pondasi

Dengan menggunakan batu bata dan campuran semen, buat pondasi untuk landasan tangki pada bagian bawah tanah. Usahakan tebalnya tidak kurang dari 10 cm. Anda bisa menggunakan campuran pasir dan semen dengan menyusun 1 sampai 2 lapisan batu bata dengan posisi memanjang.

Pondasi ini dibuat agar dapat menahan beban septictank pada saat sudah terisi limbah air dan kotoran dengan penuh, karena jika tidak di berikan pondasi yang baik, saat septictank terisi penuh bobot tangki akan menekan tanah sehingga landasan tanah akan turun dan menyebabkan kebocoran pada tangki.

4. Meletakkan Septic Tank

Langkah selanjutnya adalah peletakan septic tank ke dasar lubang yang sudah diberi pondasi. Pastikan pondasi sudah kering sebelum pemasangan tangki. Turunkan tangki kemudian atur letak pipa inlet supaya mengarah ke WC dan pipa outlet mengarah ke saluran pembuangan.

Hubungkan semua pipa instalasi termasuk pipa ventilasi udara arah keatas untuk dapat membuang udara yang terperangkap dalam tangki septictank. Setelah semua instalasi dan pemipaan terpasang dengan baik, pastikan kemiringan pipa dapat bekerja dengan baik mengalirkan limbah.

5. Timbun Tanah

Setelah proses pemasangan pipa selesai saatnya melakukan penimbunan. Tapi sebelum ditimbun, isi tangki terlebih dahulu dengan air sebanyak setengah bagian tangki lalu timbun tanah di sekeliling secara berlahan-lahan. Isi lagi tangki dengan air kemudian timbun tanah sampai bagian atas tutup tangki.

Baca Juga : Cara Pemasangan Membran Bakar Waterproofing Anti Bocor Terbaik

Pastikan bagian tutup tangki sudah diputar rapat agar tidak terjadi bocor. Lalu, berapa kisaran harga bio tank yang ada di pasaran? Di salah satu toko distributor biotank terkenal, septic tank bio merk Biotech dengan kapasitas 1.500 liter di jual dengan harga Rp. 3.850.000. Sedangkan untuk ukuran 1.200 liter, Anda bisa membelinya dengan harga Rp. 2.850.000.

Jika Anda ingin menemukan bio septic tank harga terbaik? Anda bisa mengecek langsung toko distributor yang ada di kota Anda atau datang ke toko material terdekat. Semoga artikel ini bisa membantu dan menjadi referensi pengetahuan baru dalam memilih jenis septic tank yang sesuai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *