tes sondir
tes sondir

Pengertian Tes Sondir dan 12 Langkah Uji Sondir pada Tanah

Diposting pada

Pengertian Sondir Test – Ketika Anda akan mendirikan bangunan, baik itu rumah, gedung, atau jenis bangunan lainnya, maka diperlukan tes sondir. Uji sondir ini umum di sebut dalam konstruksi sebagai tes sondir, dilakukan pengujian untuk mengetahui daya dukung tanah yang akan dijadikan lokasi mendirikan bangunan tersebut.

Sehingga ketika bangunan telah didirikan, resiko terjadinya gagal konstruksi atau rusak selama pembangunan karena penurunan tanah akibat daya dukung tanah yang tidak stabil dapat diminimalisir secara maksimal.

Pengertian Sondir?

Tes Sondir adalah kata lain dari Cone Penetration Test dan disingkat CPT. Tes ini dilakukan dalam rangka mengukur daya dukung tanah. Untuk melakukan tes tersebut digunakan kerucut penetrometer. Sesuai dengan namanya, alat ini memiliki bentuk yang berujung kerucut yang lancip, memiliki sudut 600 dan dengan luasan ujung berukuran 10 cm2.

Pengujian sondir didasarkan pada pengujian lapangan untuk mendapatkan perhitungan daya dukung tanah berdasarkan data sondir yang dihasilkan dari pengujian langsung maupun pengujian laboratorium.

Tujuan dan Fungsi Tes Sondir

Pada dasarnya dilakukannya pengujian sondir pada tanah ini tidak hanya sekadar memenuhi persyaratan pemerintah dalam pengurusan IMB (ijin Mendirikan Bangunan). Ternyata lebih dari itu, tes sondir merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menjaga keselamatan dan pembuktian kelayakan daya dukung perencanaan pondasi suatu bangunan.

Tujuan Tes Sondir

Tujuan dilakukannya sondir adalah untuk mengetahui perlawanan penetrasi konus dan daya geser tanah. Bukan hanya itu, letak lapisan tanah yang keras sekaligus daya dukung serta daya lekat tiap kedalaman perlu diketahui secara spesifik. Setelah hasil tes didapatkan, uji sondir digunakan untuk memenuhi prosedur keselamatan bangunan saat perencanaan daya dukung pondasi terhadap beban bangunan.

Yang dimaksud dengan perlawanan penetrasi konus yang disebutkan di atas adalah perlawanan tanah terhadap mata konus. Apakah tanah dapat dimasuki dengan mudah ataukah justru tanah memlliki daya tahan yang kuat terhadap dorongan konus. Sedangkan perlawanan geser tanah adalah daya lawan tanah terhadap bikonus atau daya lawan dari samping.

Baik perlawanan penetrasi konus maupun perlawanan geser tanah, keduanya dihitung berdasarkan satuan gaya persatuan luas. Proses uji tanah dengan memperhitungkan perlawanan penetrasi konus dan perlawanan geser tanah ini perlu dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengukur tingkat kekuatan tanah dan ini akan berpengaruh pada daya dukung tanah terhadap beban bangunan.

Fungsi Tes Sondir

Fungsi dari sondir itu sendiri adalah untuk mengetahui secara spesifik profil dan lapisan tanah. Sedangkan fungsi sondir pada tanah berpasir yaitu untuk mengetahui kepadatan relatifnya. Selain itu kekuatan geser tanah dan kapasitas daya dukung tanah, kekakuan tanah, kuat geser selimut tiang, koefisien konsolidasi merupakan beberapa pengukuran yang dapat dilihat juga hasilnya dengan melakukan saat tes sondir.

Agar lebih mudah memahami penjelasan di atas, berikut penjelasan mudahnya. Pikirkan ketika ada orang yang akan merencanakan pembangunan rumah, toko, atau bangunan lainnya. Tentu saja ada faktor-faktor tertentu saat menentukan apakah sebuah bangunan dapat dibangun disuatu lokasi dengan perencanaan pondasi yang dikira-kira.

Faktor tanah merupakan salah satu faktor utama dan merupakan hal mendasar yang menjadi perhatian khusus. Dengan adanya uji kelayakan tanah seperti hal-hal tersebut di atas, maka diharapkan akan meningkatkan tingkat keamanan suatu bangunan.

Lalu mengapa uji tanah perlu dilakukan? Agar pihak pengembang tahu tingkat kekuatan tanah, sehingga dapat mempertimbangkan berapa beban yang diberikan pada tanah. Pihak perencana bangunan tidak akan mendesain bangunan yang bebannya melebihi daya dukung tanah tersebut. Sangat berbahaya bila daya dukung tanah tidak mampu menahan bangunan di atasnya.

Lalu apakah tanah tersebut akan tetap stabil dan tidak mengalami pergeseran dimasa yang akan datang. Pergeseran tanah tentunya dapat membuat rumah retak dan pada tahap yang lebih parah, bahkan dapat menyebabkan bangunan roboh. Bila ini terjadi maka banyak pihak yang akan dirugikan dan tentunya membahayakan keselamatan jiwa.

Contoh Data Sondir Tanah

data sondir
data sondir

Tahapan Uji Sondir Tanah

Untuk melakukan uji sondir pada tanah, maka diperlukan bahan-bahan seperti yang dipaparkan berikut. Ada beberapa bahan yang wajib disediakan dalam melaksanakan tes sondir. Sedangkan langkah-langkah yang harus dilakukan juga akan dijelaskan pada keterangan di bawah ini.

Perlengkapan Pengujian

  1. Anchor beserta perlengkapannya
  2. Mesin sondir beserta pipa sondir lengkap dengan batang dalam
  3. Konus atau mata sondir dan bikonus atau batang pipa sondir
  4. Kunci pipa
  5. Hidrolik
  6. Manometer 0-60kg/cm2 untuk pembacaan kecil
  7. Manometer 100-600kg/cm2 untuk pembacaan besar
  8. Alat-alat pembersih, oli dan minyak hidrolik

Baca Juga : 3 Jenis Pondasi Bored Pile dan Metode Pelaksanaan Bored Pile

Dengan metode Cone Penetration Test maka manfaat yang didapat adalah lapisan tanah yang keras dapat ditentukan lebih cepat. Lapisan tanah yang berbeda akan dapat dideteksi, daya dukung tanah dapat diketahui dengan memanfaatkan rumus empiris, lapisan tanah lempung juga cocok menggunakan pengujian ini. Satu lagi yang sangat penting adalah letak kedalaman air tanah dapat diketahui dengan pasti.

Langkah-Langkah Tes Sondir Tanah

  1. Masukan anchor ke dalam tanah sampai kepala drat masuk, kepala drat ini memiliki fungsi vital sebagai pengikat alat.
  2. Perakitan alat sesuai standar yang berlaku, setelah perakitan selesai karena alat masih dalam kondisi horizontal pada tanah, maka harus diberdirikan terlebih dahulu agar dapat menjalankan fungsinya nanti.
  3. Pasang rantai, rantai ini fungsinya sebagai pemutar alat agar rantai tidak tersendat maka perlu dioleskan pelumas.
  4. Pasang kedua manometer pada hidrolik.
  5. Pasang pengikat anchor pada alat, pemasangan pengikat ini dilakukan untuk mengunci alat sehingga tetap pada posisinya yang stabil dan tidak bergerak saat dilakukan pengujian tanah.
  6. Pengisian minyak hidrolik, pastikan agar minyak hidrolik tidak terdapat gelembung udara, cara yang biasa dilakukan agar gelembung udara tidak mencemari minyak hidrolik adalah melakukan pembersihan hidrolik dengan mengocok tuas hidrolik kemidian barulah minyak diisikan sampai penuh.
  7. Lakukan penyesuaian dan pengaturan yang tepat agar bikonus tidak miring dan lurus vertikal pada tanah, gunanya untuk memastikan agar ketika alat dimasukan ke dalam tanah maka alat masuk lurus sempurna, bila tidak lurus sempurna maka hasil pengukuran tidak akurat.
  8. Tandai titik dimana akan dimasukan bikonus, hal ini perlu dilakukan untuk mempermudah saat konus dimasukan ke dalam tanah pada titik yang diinginkan.
  9. Masukan pipa pertama yang telah disambung dengan konus bikonus, turunkan pipa hidrolik ke dalam tanah, kemudian dengan memutar tuas alat sehingga pipa mengalami proses penekanan dan terdorong masuk ke dalam tanah.
  10. Setelah pipi pertama masuk ke dalam tanah, naikan hidrolik kemudian pasang pipi kedua dan lakukan seperti langkah pertama, sampai pipi kedua masuk ke dalam tanah.
  11. Masukan lagi pipa berikutnya sampai didapatkan kedalaman yang diinginkan, untuk mengetahuinya dapat dilakukan dengan cara membaca alat manometer.
  12. Pembacaan manometer biasanya dilakukan tiap penekanan pipa sedalam 20 cm.
  13. Lakukan tahapan tersebut hingga terkumpul data sondir yang akurat untuk dapat dikakukan perhitungan daya dukung tanah berdasarkan data sondir.
uji sondir
uji sondir

Download : SNI Uji Penetrasi Lapangan dengan Alat Sondir

Begitulah tahapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam rangka melakukan pengujian sondir pada tanah. Langkah-langkah yang dilakukan di atas selanjutnya akan dilanjutkan dan dihitung dengan rumus-rumus perhitungan CPT. Dengan demikian akan diketahui secara pasti faktor-faktor yang akan menjadi panduan utama dalam mendirikan sebuah bangunan.

Pengujian tes sondir pada tanah haruslah dilakukan oleh tenaga ahli agar hasil yang didapatkan akurat, untuk itulah layanan jasa sondir diperlukan oleh tim ahli yang telah tersertifikasi. Demikian ulasan ilmubangunan.com tentang tes sondir dan langkah-langkah pengujiannya, semoga menjadi referensi dan penambah pengetahuan baru bagi Anda dalam merencanakan bangunan yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *