Thinner Adalah : Jenis Thinner dan Kegunaannya dalam Konstruksi

Pengertian Thinner adalah cairan yang digunakan untuk bahan pelarut cat, finishing, serta membantu mengencerkan cat besi, kayu atau politur yang terlalu kental.

Hampir semua orang tentu mengetahui atau mungkin pernah menggunakan thinner.

Bahan yang satu ini sering juga dibeli saat membeli sebuah harga cat besi yang lebih mahal.

Thinner adalah cairan yang digunakan untuk mengencerkan cat besi, kayu atau politur yang terlalu kental.

Namun, untuk Anda yang belum mengetahui apa itu thinner, berikut adalah penjelasan mengenai fungsi dan macam-macamnya.

Apa Itu Thinner?

Thinner adalah bahan yang digunakan dalam proses pengecatan furniture, eksterior, maupun kendaraan otomotif.

Bahan ini cukup umum digunakan sebagai campuran cat agar menghasilkan kualitas cat yang tepat untuk diaplikasikan pada medianya.

Di pasaran, terdapat berbagai macam dan merk dari jenis thinner adalah yang terbaik.

Anda harus memahami terlebih dahulu jenis cat yang akan digunakan sebelum membeli thinner.

Penggunaan thinner yang tidak tepat pada cat bisa menimbulkan gumpalan, sehingga tidak dapat memperoleh hasil yang diharapkan.

Mengenal Fungsi Thinner

thinner adalah
thinner adalah

Thinner memiliki beberapa fungsi yakni dapat digunakan sebagai bahan finishing, bahan pelarut dan untuk membersihkan karat pada besi.

Umumnya, thinner digunakan sebagai campuran cat supaya menjadi lebih encer dan jumlahnya bertambah.

Ketika Anda ingin mengecat gerbang, besi pagar, mobil atau media lainnya, tentunya juga membutuhkan thinner sebagai pengencer sekaligus pelarut cat tersebut.

Ciri – Ciri Thinner

Cairan thinner memiliki risiko yang cukup riskan apabila terkontaminasi secara langsung dengan kulit.

Jumlah yang banyak juga menambah tingkat bahayanya.

Sehingga, penting untuk mengetahui ciri-ciri thinner agar Anda bisa berhati-hati dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Adapun ciri-ciri cairan thinner yakni memiliki wujud yang menyerupai air dan sifatnya jernih.

Thinner juga mempunyai aroma yang menyengat dan bisa mengiritasi kulit apabila tidak hati-hati dalam penggunaannya.

Jenis – Jenis Thinner

ThinnerĀ adalah campuran zat cair yang digunakan dalam pengenceran larutan cat tertentu.

Terdapat banyak jenis thinner yang bisa Anda temukan di pasaran. Berbagai jenis tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Berikut uraian jenis – jenis thinner yang sering digunakan dalam pekerjaan pembangunan dan konstruksi.

1. Thinner Impala

Thinner impala memiliki fungsi untuk mengencerkan cat duco dan cat minyak.

Pencampuran keduanya dapat diaplikasikan pada besi maupun kayu. Hasil akhirnya memberikan efek mengkilap pada bahan yang dicat.

2. Thinner nd

Thinner nd adalah material cat dan pernis jenis nitrocellulose.

Jenis ini dapat Anda gunakan untuk mencampurkan bahan yang juga mengandung nitrocellulose.

Thinner nitrocellulose (nc) memiliki nama lain di pasaran dengan sebutan thinner nd dan thinner super.

Thinner nd termasuk dalam golongan campuran cat medium. Hal tersebut dikarenakan jenis ini tidak membutuhkan waktu pengeringan yang terlalu lama.

3. Thinner pu

Jenis thinner yang berikutnya yaitu thinner polyurethane (pu).

Thinner pu adalah jenis yang sering digunakan dalam coating jenis city star dan mobil mewah.

Cat yang digunakan akan lebih awet ketika Anda menggunakan thinner jenis ini.

Terdapat dua jenis thinner pu yaitu thinner pu dan juga thinner pu slow. Waktu pengeringan thinner pu cenderung lebih cepat, yakni sekitar 6 jam.

Tingkat glossynya medium dan harganya lebih ekonomis dari pada jenis thinner lainnya. Sedangkan untuk thinner pu slow membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk pengeringan.

Tingkat glossy thinner ini lebih tinggi dan lebih mengkilap dari thinner pu. Namun, harga thinner per kaleng juga lebih mahal.

4. Thinner hg

Thinner hg adalah zat cair yang memiliki fungsi sebagai pengencer cat besi, kayu, politur, dan bahan finishing.

Thinner high gloss juga termasuk dalam jenis thinner nc. Sama seperti thinner nd yang merupakan jenis dari thinner nc.

Thinner hg yang dicampurkan dalam cat memberikan hasil yang lebih halus daripada thinner nd.

Anda juga bisa menghasilkan warna metalic dengan mencampurkan 10% thinner pu dengan thinner nc.

5. Thinner b

Thinner b adalah campuran yang sesuai dengan cat sintetis seperti besi atau kayu yang memiliki kandungan alkyd di dalamnya.

Hal tersebut bisa menjaga tingkat glossy dari cat tersebut, dan mencegah terjadinya penggumpalan cat ketika diaplikasikan.

Anda bisa menambahkan thinner b ketika ingin melakukan pengecatan pada pagar rumah, kayu, maupun mengecat besi lainnya.

Penggunaan thinner b lebih disarankan ketimbang menggunakan bahan bakar kendaraan bermotor sebagai pengencernya.

6. Thinner Cobra

Sama seperti thinner impala, jenis ini juga digunakan untuk bahan campuran cat minyak dan cat duco.

Hal tersebut bertujuan untuk menurunkan tingkat kekentalannya, sehingga lebih mudah untuk diaplikasikan pada permukaan besi dan kayu yang sudah dalam keadaan bersih.

7. Thinner a Spesial

Thinner a spesial adalah pengencer yang bisa Anda gunakan untuk melarutkan semua jenis cat Duco/nc.

Kegunaan lain dari thinner ini yaitu dapat digunakan sebagai pembersih spray gun dan pembersih kuas.

Thinner a spesial memiliki waktu pengeringan yang sangat cepat.

Thinner a spesial juga memiliki kelebihan yakni dapat digunakan dalam berbagai cuaca karena memiliki sifat anti mengembun.

Hasil yang diperoleh dari penggunaan thinner ini adalah memberikan hasil yang glossy.

Komposisi dalam thinner a spesial tidak mengandung special boiling point atau metanol sebagai bahan utama.

Bahan yang digunakan dalam jenis thinner yang satu ini adalah pelarut impor atau solvent import.

Komposisi Campuran Thinner

Secara umum, kandungan dalam thinner terdiri atas campuran antara metil benzena dan toluena.

Sebagian besar terdiri dari toluena sebagai pelarut sekaligus untuk memberikan efek mengkilap.

Toluena termasuk senyawa yang bersifat toksik apabila terhirup atau terkontaminasi secara langsung.

Aroma dari toluena pada thinner sangat menyengat dan berbahaya apabila terpapar dan terhirup terlalu lama.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk meminimalisir risiko yang terjadi.

Panduan Penggunaan Thinner

Untuk Anda yang menginginkan hasil pengecatan dengan baik, ada beberapa panduan yang perlu diperhatikan.

Thinner adalah pengencer yang digunakan pada tiga tahapan pengecatan.

1. Pengecatan Dasar

Langkah pertama dalam pengecatan badan kendaraan Anda adalah dengan memberikan cat dasar.

Hal tersebut bertujuan untuk menutupi bekas goresan dan menutupi pori-pori permukaan.

Anda bisa melakukannya dengan menggunakan cat epoxy yang dicampur dengan thinner nc, super a, maupun a.

2. Pengecatan Warna Utama

Setelah memberikan cat dasar untuk menutup pori-pori, langkah selanjutnya adalah memberikan warna utama pada badan kendaraan sebelum melakukan clear coating.

Di sini, Anda bisa menggunakan thinner jenis a super atau thinner jenis hg.

3. Proses Pernis atau Clear Coating

Tahap terakhir adalah proses clear coating dengan menggunakan thinner pu.

Penggunaan thinner tersebut bertujuan untuk menghasilkan finishing yang lebih mengkilap dan mampu bertahan selama 5 tahun.

Berikut adalah penjelasan perbedaan dari jenis-jenis thinner yang telah kami jelaskan di atas.

Penggunaan thinner pada pengecatan material kayu dan besi juga tidak bisa sembarangan.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah pengamplasan bahan yang akan dicat.

Setelah itu, oleskan cat dasar dengan campuran thinner super atau thinner a. Untuk mendapatkan hasil akhir yang mengkilap lakukan proses pernis.

Thinner adalah salah satu bahan yang bisa Anda gunakan dalam proses pernis.

Campurkan cat yang sesuai dengan thinner jenis pu. Setelah itu, Anda bisa mendapatkan hasil pengecatan yang sempurna.

Tinggalkan komentar