cara menghitung kebutuhan cat tembok
cara menghitung kebutuhan cat tembok

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok dan Plafon Rumah

Diposting pada

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok – Cat tembok merupakan salah satu item penting dan wajib dalam dekorasi eksterior maupun interior, untuk menciptakan keindahan dan suasana ruangan yang nyaman variasi cat tembok umum digunakan. Namun, masih banyak yang tidak tahu pemakaian 1 kg cat tembok untuk berapa m2 dan cara menghitungnya

Bagi sebagian orang, cara menghitung kebutuhan cat tembok adalah hal yang jarang diketahui. Sehingga tidak heran jika kebanyakan orang hanya mengira saja kebutuhan cat dalam pekerjaan pengecatan, yang tentunya tidak jarang cat rumah yang digunakan akan berlebih atau malah kurang.

Menghitung kebutuhan cat tembok bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari, akan tetapi jika jasa pengecetan bukan bidang Anda. Maka memang menghitung kebutuhan cat tembok cukup membingungkan, hal ini wajar dialami orang yang memang tidak memiliki pengetahuan akan hal tersebut.

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok

Permasalahan yang sering dialami, jika tidak menguasai cara perhitungan cat rumah yang benar adalah, cat yang digunakan mungkin akan kurang ataupun berlebih banyak, tentu saja itu akan menyebebkan kerugian bagi Anda.

Jika Anda mengetahui cara menghitung kebutuhan cat tembok yang akan digunakan, tentunya itu berdampak baik bagi Anda. Mengapa demikian? Dengan begitu Anda bisa menentukan budget sejak awal, yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Dalam pembahsan ini ilmubangunan.com akan mengulas tentang cara menghitung kebutuhan cat tembok dan plafon yang benar sesuai standar pemakaian yang berlaku.

1. Luas Ruangan

Cara menghitung kebutuhan cat tembok yang akan Anda lakukan adalah dengan menghitung luas ruangan yang akan dicat terlebih dahulu. Menghitung luas ruangan yang akan dicat sangatlah perlu Anda lakukan, karena akan sangat berpengaruh pada banyak cat yang akan dibeli juga waktu lama pekerjaannya.

Luasan bangunan dihitung secara keseluruhan area permukaan dinding yang akan cat, baik panjang maupun lebar dinding efektip. Jika pada bangunan terdapat area jendela ataupun bukaan yang tidak termasuk dalam pengecatan. Maka luas permukaan dinding yang dihitung dikurangkan dengan luas total permukaan yang tidak dicat.

2. Perhitungan Cat

Setelah Anda mengetahui luas ruangan efektip, Anda bisa mulai menghitung jumlah cat yang akan dibeli. Perlu Anda pertimbangkan ukuran kemasan cat yang akan dibeli, pertimbangan tersebut dapat mengacu pada total luasan didnig yang akan di cat.

Dalam melakukan perhitungan pemakaian cat tidak dilakukan sembarangan, ada rumus yang perlu Anda ketahui untuk menentukan jumlah liter cat yang akan dibeli untuk digunakan nantinya. Rumus cara menghitung kebutuhan cat tembok tersebut berguna untuk mengetahui jumlah cat yang dibutuhkan untuk proses pengecatan.

Rumus pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan membagi luas dinding atau tembok dengan satu liter cat. Standar dalam pemakaian cat diperkirakan sebanyak 12 m2/liter pada setiap lapisanya.

Jika Anda menggunakan ukuran kemasan cat 1 liter, akan tetapi jika Anda membeli dalam ukuran 20 liter Anda harus membaginya terlebih dahulu dalam ukuran yang lebih kecil.

Contoh penghitungan:

Sederhananya, jika Anda memiliki luas ruangan 3 x 5 meter dan tinggi 3 meter, cara menghitung kebutuhan cat tembok secara sederhananya adalah 2 x (3 m + 5 m) x 3 m = 48 m2. Kemudian 48 m2 : 12 m2/liter = 4 liter cat.

Kesimpulannya, kebutuhan cat untuk ruangan yang berukuran 3 x 5 m adalah 4 liter dalam sekali pelapisan cat. Maka, diperlukan sekitar 8 liter cat untk dua kali pelapisan cat dan 12 liter cat untuk 3 kali pelapisan cat dan begitu seterusnya penghitungan.

Jumlah pelapisan cat interior rumah dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, standar pelapisan cat pada umumnya adalah 2 sampai 3 lapis dalam satu bidang yang sama.

3. Jumlah Pembelian Cat

Cara menghitung kebutuhan cat tembok yang terakhir adalah dengan menentukan jumlah pembelian cat dalam kemasan ukuran yang tepat. Dengan telah mengetahui jumlah kebutuhan cat yang akan digunakan,  Anda sebaiknya juga menetukan jumlah cat tembok yang akan dibeli dengan optimal.

Pada cara pengecatan dinding dilakukan pencampuran air agar cat larut sehingga tidak terlalu kental. Umumnya, pelarutan cat luar rumah memerlukan tambahan air sebanyak 5% hingga 25% dari jumlah cat yang tersedia.

Tujuan dari penambahan air pada cat luar rumah agar mempermudah pekerjaan pengecatan dan menambah luas sebaran cat pada dinding. Guna mempermudah dalam pembelian cat, terdapat beberapa varian ukuran kemasan cat yang tersedia dipasaran yaitu dalam ukuran 2.5 liter, 5 liter, dan 20 liter.

Rumus Menghitung Kebutuhan Cat

menghitung kebutuhan cat tembok
menghitung kebutuhan cat tembok

1. Hitung Luas Ruangan

Sama seperti langkah perhitungan kebutuhan cat interior rumah diatas, cara menghitung kebutuhan cat tembok dengan menggunakan hitungan matimatis ini juga memerlukan luasan efektif permukaan dinding yang akan di cat secara akurat.

Hitung luasan keseluruhan permukaan dinding bagian per bagian, kemudian Anda harus menjumlahkan keseluruhan luasan bangunan yang telah Anda hitung di awal.

2. Rumus Menghitung Luas Ruangan

Untuk mengetahui luas ruangan guna menentukan jumlah cat dinding rumah yang dibutuhkan, memerlukan cara hitungan matimatis dalam penghitungannya.

Rumus perhitungan yang umum digunakan dalam menentukan luasan dinding yang akan di cat adalah dengan membagi luas dinding dengan luas 1 liter pemakaian cat. Standar penggunaan cat adalah 10 sampai 12 m2/liter pada setiap lapisan.

Contoh penghitungan:

Misalnya tinggi tembok ruangan 3 meter dan luas bangunan 3 x 4 meter. Kebutuhan cat : (2 x (3 m + 5 m)) x 3 m/(12 m2/liter) = 14 x 3 m  / (12m2/liter) = 42 m2 / (12m2/liter) = 3.5 liter cat.

Jadi, untuk ruangan berukuran 3 m x 5 m adalah 3.5 liter dalam sekali lapisan. Dan kebutuhan cat bisa dihitung dengan kelipatan setiap kali lapisannya.

3. Rumus Kebutuhan Cat Berdasarkan Satuan Kilogram

Cara menghitung kebutuhan cat tembok lainnya adalah dengan menggunakan rumus pedekatan satuan kilogram pemakaian per luasan dinding ruangan. Rumus menghitung kebutuhan cat tembok berdasarkan satuan kilogram yang sudah dibahas sebelumnya adalah menggunakan koefisien 1.4.

Rumus : Jumlah Berat Cat x 1.4 x 4

Contoh penghitungan:

Perhitungan dengan menggunakan cara ini sangatlah mudah dan banyak digunakan oleh tukang cat, untuk memberikan harga borongan cat dengan cepat. Jika dalam sekali pelapisan cat dibutuhkan sebanyak 3.5 liter cat, Anda cukup mengalikannya dengan 1.4 yang hasilnya adalah 4.9 kg.

Maka didapatkan dalam 4.9 kg dapat melapisi permukaan dinding seluas 4 sampai 5 meter2. Sehingga, 4.9 kg x 4 m2 = 19,6 meter2, untuk luasan total yang akan dicat.

4. Jumlah Ukuran Cat

Setelah Anda mengetahui berapa banyak cat rumah yang diperlukan dalam satu ruangan, maka cara menghitung kebutuhan cat tembok berikutnya  Anda dapat melakukan pembelian cat tembok yang tersedia dalam beberapa varian berat dan warna. Cat tembok yang tersedia dipasaran saat ini menawarkan varian kaleng cat dinding rumah dengan ukuran berat 2.5 liter, 5 liter dan 20 liter.

Setelah Anda mengetahui kebutuhan cat tembok yang diperlukan, tentunya akan sangat mudah bagi Anda untuk menetukan ukuran kaleng cat tembok yang harus dibeli. Dengan begitu Anda bisa membelinya dengan jumlah tepat dan Anda tidak perlu takut akan kekurangan maupun berlebih.

Baca Juga : Cara Pasang Plafon Gypsum, Pvc, Grc dengan Rangka Hollow

Selain itu, badget yang adapun bisa digunakan dengan efisien dan terhindar dari pemborosan. Anda tidak perlu menyediakan biaya cadangan untuk pengeluaran tidak terduga, karena Anda sudah mengetahui dengan jelas estimasi pemakaian cat tembok yang harus disediakan.

Biaya Pengecatan Tembok

Untuk mengetahui kebutuhan biaya pengecatan tembok rumah, Anda harus mengkalikan jumlah komponen harga cat tembok dengan upah tukang cat permeternya yang berlalu dikota Anda.

Maka, untuk 1 meter persegi pekerjaan pengecatan dinding baru, membutuhkan rincian material dan upah tukang cat sebagai berikut :

PENGECATAN SATUAN HARGA
BAHAN
Plamir (0,100 x Rp. 12.000) Kg Rp. 1,200.00
Kertas Pasir (1,000 x Rp. 3,000) m’ Rp. 3,000.00
Cat Dasar (0,100 x Rp. 35,000) Kg Rp. 3,500.00
Cat Finishing 2 Lapis (0,260 x Rp. 60,000) Kg Rp. 15,600.00
UPAH
Pekerja (0,020 x Rp. 36,000) Oh Rp. 720.00
Tukang Cat (0,063 x Rp. 42,500) Oh Rp. 2,677,50
Kepala Tukang (0,006 x Rp. 45,000) Oh Rp. 270.00
Mandor (0,003 x Rp. 40,000) Oh Rp. 120.00
Harga / Meter Rp. 27.087.50

Sehingga didapatkan bahwa harga cat tembok baik borongan maupun permeter adalah Rp. 27.087,50.

Demikian artikel pembahasan tentang cara menghitung kebutuhan cat tembok ini, semoga dapat membantu Anda dalam menghitung kebutuhan cat tembok dan menjadi referensi pengetahuan baru dalam hal ilmu bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *