cara menghemat listrik
cara menghemat listrik

Cara Menghemat Listrik PLN di Rumah dengan Rutinitas Terbaik

Cara Menghemat Listrik –  Di zaman yang serba digital dan serba cepat ini, hampir semua aktivitas kita bergantung pada listrik. Tidak hanya untuk penerangan, listrik juga digunakan untuk menyalakan mesin perkakas, alat elektronik dan berbagai benda-benda lain yang mendukung kegiatan harian kita. Tanpa listrik, tidak terbayangkan kesulitan yang akan kita hadapi.

Sayangnya, penggunaan listrik ini belum dibarengi dengan cara menghemat listrik yang benar. Banyak orang yang berpikir bahwa upaya penghematan energi listrik hanya sekadar mengurangi pengeluaran bulanan. Salah satu contoh menghemat energi adalah menggunakan listrik dengan bijak. Jangan hanya karena Anda punya dana yang cukup untuk membayar listrik, Anda bisa menggunakannya sembarangan.

Manfaat Menghemat Listrik

tips menghemat listrik
tips menghemat listrik

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, cara menghemat listrik memang bisa mengurangi pengeluaran bulanan. Semakin banyak listrik yang Anda pakai, semakin mahal tagihan yang harus dibayar. Daripada hanya untuk membayar listrik, ada banyak kebutuhan lain yang bisa Anda penuhi dengan dana tersebut.

Sebelum masuk ke pembahasan tentang tips menghemat listrik, ketahui dulu berbagai manfaat penggunaan listrik yang bijak. Apa saja?

1. Menjaga Peralatan Elektronik tetap dalam Kondisi Baik

Cara menghemat listrik dengan mematikan berbagai perangkat seperti AC atau televisi ternyata memiliki manfaat terhadap alat itu sendiri. Anda juga bisa memberikan waktu pada alat-alat itu untuk beristirahat sejenak. Semakin awet perangkat elektronik yang Anda pakai, semakin kecil kemungkinan Anda harus memperbaiki atau menggantinya.

Memang setiap peralatan rumah tangga memiliki masa pakai yang pasti akan rusak dalam jangka waktu tertentu, namun masa pakai suatu alat dapat di perpanjang atau mungkin di persingkat tergantung cara pemakaian Anda. Selain itu peralatan rumah tangga yang terjaga pemakaiannya akan memiliki resiko konsumsi daya lebih sedikit.

2. Mengurangi Polusi Udara

Berbagai sistem pembangkit listrik di Indonesia kebanyakan masih menggunakan sistem pembakaran yang menghasilkan polusi. Semakin banyak listrik dipakai, semakin besar juga sumbangan emisi yang dikeluarkan. Dengan cara menghemat energi listrik, Anda juga turut berperan mengurangi polusi dan pencemaran udara yang membahayakan.

Tingkat konsumsi energi listrik yang tinggi juga akan terus membebani pasokan listrik PLN yang kian tahun semakin meningkat. Efek jangka panjang yang mungkin akan terjadi jika mulai dari saat ini tidak segera di cegah Adalah efek rumah kaca yang berkontribusi terhadap meningkatnya pemanasan global.

3. Menghemat Cadangan Sumber Daya Alam yang Tidak Bisa Diperbarui

Salah satu bahan yang digunakan untuk menjalankan tenaga listrik adalah batu bara. Batu bara sendiri merupakan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui. Semakin banyak listrik yang kita habiskan, semakin banyak juga jumlah batu bara yang habis. Kalau sampai seluruh cadangan tidak tersisa lagi, kita bisa dalam bahaya.

Pemakaian energi listrik dalam jumlah besar juga akan semakin menghabiskan cadangan energi alam yang hingga hari ini kita masih bergantung dalam penggunaannya. Memang sudah ditemukan beberapa alternatif sumber energi terbarukan sebagai cara menghemat listrik sebagai pengganti sumber daya alam, namun tingkat produksinya masih sangat sedikit dan perlu penelitian lebih lanjut sebelum dapat digunakan secara massal.

4. Mengurangi Risiko Korsleting Listrik

Korsleting atau arus pendek tidak hanya berbahaya untuk perangkat listrik yang Anda miliki, tapi juga berisiko menyebabkan kebakaran. Korsleting mungkin terjadi ketika Anda lupa mematikan perangkat dan mencabut kabelnya. Dengan mencabut kabel, Anda tidak hanya berhemat tapi juga menghindari peristiwa yang membahayakan.

Konsleting listrik menjadi penyebab yang paling sering dijadikan faktor pada saat terjadi musibah kebakaran. Sesungguhnya konsleting listrik dapat dihindari dengan tertib menggunakan listrik dan memasang alat indikator pemutus arus listrik jika dalam keadaan yang membahayakan.

Cara Menghemat Energi Listrik di Rumah

Setelah mengetahui berbagai manfaat, Anda pasti bertanya-tanya bagaimanakah cara menghemat listrik? Ada banyak sekali langkah yang bisa dilakukan. Simak beberapa cara menghemat listrik di rumah berikut ini!

1. Matikan Lampu di Malam Hari

Kalau mematikan lampu di siang hari adalah kewajiban, mematikan lampu di malam hari bisa jadi cara menghemat listrik yang cukup ampuh. Malam hari adalah waktunya istirahat dan ini adalah saat yang bagus untuk menghemat listrik dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak dibutuhkan.

Seperti kita yang perlu diisi ulang, listrik juga memerlukan waktu istirahat. Selain itu, memadamkan listrik di malam hari juga bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.

2. Pilih AC Hemat Listrik

Salah satu perangkat yang kerap membuat pengeluaran listrik membengkak adalah AC. Anda mungkin bisa menyiasati penggunaan AC dengan memaksimalkan jendela dan ventilasi. Bisa juga dengan menggunakan kipas angin yang dayanya lebih kecil. Tapi, bagaimana kalau kondisi Anda tidak memungkinkan tanpa pendingin ruangan.

Solusi cara menghemat listrik yang bisa Anda pakai adalah dengan menggunakan AC yang hemat energi. Jangan lupa juga pasang AC yang sesuai dengan kapasitas ruangan. Hindari menghidupkan dan mematikan AC berulang kali untuk menghindari membengkaknya biaya listrik.

3. Ganti Lampu dan Televisi dengan LED

Tips hemat listrik selanjutnya yang bisa Anda terapkan adalah dengan menggunakan bola lampu dan monitor LED. Bola lampu LED memang harganya lebih mahal ketimbang bohlam biasa. Tapi lampu LED punya beragam kelebihan yang menguntungkan. Selain lebih hemat energi, LED tidak panas, lebih terang dan usia pakainya lebih lama.

Baca Juga : Cara Pasang Grounding Listrik Rumah yang Benar dan Aman

Jenis lampu LED juga memiliki banyak pilihan konsumsi daya, namun jika dibandingkan dengan jenis lampu TL atau SL lampu LED masih terbilang paling hemat energi.

4. Menggunakan Listrik Pra Bayar

Penggunaan listrik dengan model pra bayar atau token memang tidak bisa langsung menghemat pengeluaran listrik bulanan Anda. Tapi ini bisa menjadi cara yang cukup jitu untuk mengatur berapa besar pengeluaran listrik Anda. Ketika Anda sudah memahami perangkat mana yang penggunaan listriknya lebih besar, Anda tahu bagian mana yang harus dihemat.

Karena dengan penggunaan listrik pra bayar Anda akan lebih memiliki kesadaran untuk dapat menghemat penggunaan listrik dengan bijak. Cara menghemat listrik dengan benar memang memerlukan pembiasaan dan kontiniuitas.

5. Cabut Kabel Perangkat Elektronik yang Tidak Dipakai

Contoh menghemat listrik lainnya yang juga sebaiknya mulai Anda terapkan hari ini adalah mencabut semua perangkat yang tidak dipakai. Anda mungkin berpikir bahwa membiarkan kabel charger ponsel menempel di colokan akan membuat Anda lebih mudah menggunakannya. Faktanya, listrik juga tetap akan dikonsumsi meski posisi charger tidak sedang mengisi daya.

Tidak hanya charger, perlengkapan elektronik lain seperti televisi atau microwave, sebaiknya tidak dibiarkan dalam keadaan tercolok kalau tidak dipakai. Berdasarkan penelitian, 75% listrik yang habis justru terpakai saat perangkat dalam keadaan tercolok tapi tidak dinyalakan. Benar-benar merugikan, bukan?

6. Bijak dalam Menggunakan Kulkas

Tahukah Anda setiap kali Anda membuka kulkas, sebanyak 30% dari udara dingin di dalamnya keluar dan menguap? Untuk mengembalikan udara dingin yang hilang, kulkas memerlukan energi listrik tambahan dan ini akan jadi sumber kebocoran yang cukup besar jika dibiarkan, maka cara menghemat listrik yang baik adalah gunakanlah kulkas jika Anda memang bener-benar membutuhkannya.

Mulailah menggunakan kulkas dengan bijak. Selain memilih kulkas dengan arus kecil, hindari membuka pintu kulkas terlalu sering atau terlalu lama. Pikirkan baik-baik apa yang akan Anda ambil dari kulkas sebelum Anda membuka pintunya.

7. Gunakan Air Panas untuk Memasak Nasi

Saat ini, hampir semua rumah yang dialiri listrik di Indonesia menggunakan rice cooker untuk memanaskan nasi. Sayangnya banyak yang tidak tahu kalau daya yang dihabiskan untuk memasak dengan rice cooker memerlukan daya yang cukup besar, bukan hanya saat proses memasak nasi. Namun juga pada saat proses pemanasan nasi rice cooker terus mengkonsumsi daya secara terus – menerus tanpa Anda sadari.

Salah satu cara menghemat listrik saat menggunakan rice cooker adalah dengan memasak menggunakan air panas atau air mendidih saat akan memasak nasi. Selain hemat, ini juga membuat nasi yang dimasak cepat matang.

8. Gunakan Setrika dengan Pengatur Suhu Otomatis

Cara menghemat listrik terakhir yang cukup ampuh adalah ketika menyetrika, Anda biasanya akan menghabiskan waktu berjam-jam. Selama waktu itu, bisa dibayangkan berapa besar daya listrik yang dihabiskan. Kalau Anda menggunakan setrika yang tidak dilengkapi pengatur panas otomatis, aliran listrik akan terus berjalan meski panas setrika sudah maksimal. Ini akan membuat daya yang dibutuhkan makin besar.

Baca Juga : Cara Pemasangan Water Heater Gas dan Listrik Tanpa Bobok

Contoh menghemat energi di rumah bisa Anda lakukan dengan mengganti setrika di rumah pakai setrika dengan pengontrol panas otomatis. Setrika jenis ini biasanya akan berhenti mengonsumsi arus listrik ketika suhu maksimalnya sudah tercapai. Secara otomatis, penggunaan listrik yang tidak perlu selama proses menyetrika bisa dihilangkan.

Itulah beberapa cara untuk menghemat energi listrik di rumah yang dapat ilmubangunan.com bagikan. Tips di atas juga bisa digunakan sebagai cara menghemat listrik token. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *